Rasa ketertarikan tidak selalu disebabkan karena faktor fisik dan sosial, karena dia ganteng/cantik atau sifatnya yang baik. Tapi juga melibatkan mekanisme kimia, melalui feromon. Itulah kenapa ia disebut chemistry. -Iqbal Arubi-
Mungkin kita sering mendengar kata 'chemistry', terutama ketika membahas soal hubungan antara dua insan yang berlawanan jenis, pria dan wanita. Seringkali kita temukan peristiwa dimana seseorang merasa cocok atau tidak dengan pasangannya, dengan menghubungkannya dengan istilah 'chemistry'.
Kalau cocok, orang akan mengatakan ada 'chemistry' diantara mereka. Kalau tidak cocok, artinya kita tidak punya chemistry dan hubungan kita berakhir sampai sini.. hehe. Tapi, apa sih 'chemistry' itu sendiri?
Kalau cocok, orang akan mengatakan ada 'chemistry' diantara mereka. Kalau tidak cocok, artinya kita tidak punya chemistry dan hubungan kita berakhir sampai sini.. hehe. Tapi, apa sih 'chemistry' itu sendiri?