Ada yang pernah nonton film 'Rise of The Guardians'? kalau ada yg pernah nonton, pasti masih ingat tentang Jack Frost dan Pitch Black yang menghadapi pertarungan sengit sepanjang cerita.
Ya, saya sempat menonton film ini dan menemukan banyak inspirasi di dalamnya, dan semoga bisa bermanfaat dengan membagikannya.
Rise of The Guardians menceritakan tentang bangkitnya para Guardians, yang bertugas untuk menjaga anak-anak agar bisa terus percaya kepada mimpinya, dan pastinya juga percaya kepada eksistensi mereka yang akan selalu berusaha menjalankan tugas tersebut. Para Guardians tersebut diantaranya adalah Santa Claus, Kelinci Paskah, Peri Gigi, dan Sand Man.
Di awal film dikisahkan seseorang yang terbangun di tengah danau es, ia dikenal dengan nama Jack Frost, karena ia muncul dari danau beku dan juga punya kekuatan untuk membekukan setiap benda yang disentuhnya, dengan bantuan tongkat ajaibnya.
Setiap Guardian selalu memiliki ciri khas, sesuatu yang spesial dalam dirinya, yang menjadikannya pantas untuk dipilih sebagai guardian. Seperti Santa Claus, yang mempunyai ciri khas (yang dia sebut 'center') sebagai seorang yang mempunya mata yang besar untuk bisa mengamati dunia yang luas, dengan mimpi-mimpi besar di dalamnya. Begitu juga dengan guardian lainnya.
Setiap Guardian selalu memiliki ciri khas, sesuatu yang spesial dalam dirinya, yang menjadikannya pantas untuk dipilih sebagai guardian. Seperti Santa Claus, yang mempunyai ciri khas (yang dia sebut 'center') sebagai seorang yang mempunya mata yang besar untuk bisa mengamati dunia yang luas, dengan mimpi-mimpi besar di dalamnya. Begitu juga dengan guardian lainnya.
Diantara para Guardians lainnya, hanya ia satu-satunya yang tidak bisa dilihat oleh anak-anak. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga. Mereka semua tidak bisa melihatnya, karena mereka tidak percaya bahwa dia ada.Jack pun tidak mengerti kenapa hanya dia yang mengalami itu.
Singkat cerita, Pitch Black berhasil menebar teror keseluruh negeri dengan menanamkan mimpi buruk kepada anak-anak di seluruh dunia. Mimpi anak-anak itu yang awalnya berupa titik-titik cahaya di peta Guardian, perlahan menghilang hingga akhirnya hanya menyisakan satu cahaya saja.
Cahaya terakhir itu, adalah seorang anak bernama Jamie. Dia adalah anak yang punya keyakinan sangat kuat akan para Guardians. Namun, suatu ketika ia hampir putus asa, dan mulai tidak percaya dengan apa yang tadinya ia sangat yakini. Melihat hal itu, Jack pun tergerak untuk membantu anak itu mengembalikan keyakinannya. Ia pun menggunakan kekuatannya untuk menunjukkan bahwa apa yang Jamie yakini itu benar adanya.
Hebatnya, ia melakukan itu awalnya bukan untuk dirinya, tapi untuk Guardian lain. Tapi dari situ justru menjadi jalan ia menjadi dipercaya, dan bisa dilihat. Sebagai bonusnya, usahanya itu justru menjadi jalan anak itu menjadi percaya tentang eksistensi Jack Frost. Ia mulai menyebut namanya, semakin sering ia menyebutnya, ia semakin yakin akan keberadaannya. Dan akhirnya, anak itu pun bisa melihat Jack Frost di dekatnya.
Jack Frost yang awalnya tidak dianggap, tapi justru jadi pahlawan di akhir cerita. Ia pun akhirnya menyadari, bahwa hal spesial dari dirinya adalah "Fun" atau kesenangan. Ia mempunyai kekuatan besar yang bisa membuat setiap anak-anak yang terkena butiran es darinya akan menjadi bergembira, bahkan anak yang tadinya judes dan jahat sekalipun.
Jack Frost yang awalnya tidak dianggap, tapi justru jadi pahlawan di akhir cerita. Ia pun akhirnya menyadari, bahwa hal spesial dari dirinya adalah "Fun" atau kesenangan. Ia mempunyai kekuatan besar yang bisa membuat setiap anak-anak yang terkena butiran es darinya akan menjadi bergembira, bahkan anak yang tadinya judes dan jahat sekalipun.
