Showing posts with label cinta. Show all posts
Showing posts with label cinta. Show all posts
Tausiyah Cinta
Bagaimana caranya menjelaskan rindu kepada seseorang
Yang entah siapa dan dimana saat ini
Untukmu yang jauh disana
Terkadang mata ini iri kepada hati
Karena kau ada dihatiku
Namun tidak tampak dimataku
Aku tidak memiliki alasan pasti
Mengapa sampai saat ini masih ingin menunggumu
Meski kau tak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan
Hati ini meyakini bahwa kau ada
Meski entah dibelahan bumi mana
Yang aku tahu
Kelak aku akan menyempurnakan hidupku denganmu
Disini disisiku
Maka saat hatiku telah mengenal fitrahnya
Aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang yang dicintai Nya
Sekalipun kita belum pernah bertemu
Mungkin saat kini kita tengah melihat langit yang sama
Tersenyum menatap rembulan yang sama
Disanalah tatapanmu dan tatapanku bertemu
#TausiyahCinta - Hal. 94
*Biar lebih menghayati, bisa disimak video musikalisasi puisinya disini:
-Tausiyah Cinta (Versi Ikhwan)
-Tausiyah Cinta (Meyda Sefira)
Pesan Langit (2)
Dear langit, awalnya ku tak mengerti, mengapa setiap ku berharap hujan turun ke bumi, tak satupun awan gelapmu menghampiri... #PesanLangit
sedang bila ku telah pergi sendiri, hujan badai dengan derasnya datang membanjiri #PesanLangit
Tapi kini ku bisa pahami, betapa dalamnya cintamu pada Ilahi dan tingginya budi pekerti #PesanLangit
kau tak ingin membuatku lupa pada Sang Ilahi, penciptaku dan juga kau sendiri. Bahwa segala harap hanyalah milikNya sejati #PesanLangit
dan kau pun mengerti, takkan biarkan hujan membasahi, selama belum ada atap yg menaungi dan mengalirkan butiran suci di jalan yg diridhai #PesanLangit
dan bahwa hujan pertanda rahmat jg kasih sayang ilahi. Sedang badai hadir menguji, demi membersihkan noda yg mengotori hati #PesanLangit
Rumah Kedua, 6 April 2014 - 23:15 WBS
@iqbalarubi
#AprilMove #SajakPena
Memang Benar Cinta
Bila memang benar ia adalah cinta, bantulah ia untuk bangun dari kejatuhannya #MemangCinta
Bila memang benar ia adalah cinta, janganlah jatuh kecuali kau siap untuk membangunnya bersama #MemangCinta
Bila memang benar ia adalah cinta, jangan biarkan ia ternoda, oleh apapun yang mengatasnamakan dirinya #MemangCinta
Bila memang benar ia adalah cinta, jagalah ia, muliakan ia seperti engkau telah dijaga dan dimuliakan olehnya #MemangCinta
Bila memang benar ia adalah cinta, maka bahagia semakin menumbuhkan, ujian pun menguatkan #MemangCinta
Bila memang benar ia adalah cinta....
Rumah, 1 April 2014
#AprilMove
Cintaku Ibarat Tajwid
*Copas dari status facebook seseorang, disini
# CINTAKU IBARAT TAJWID
Saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah..,
hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar...
Aku di matamu mungkin bagaikan nun mati di antara idgham billagunnah, terlihat, tp dianggap tak ada...
Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar, jelas dan terang...
Jika mim mati bertemu ba disebut ikhfa syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta...
Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba2 semua itu seperti Idgham mutamaatsilain.. melebur jadi satu
Cintaku padamu seperti Mad Wajib Muttasil...Paling panjang di antara yang lainnya...
Setelah kau terima cintaku nanti, hatiku rasanya seperti Qalqalah kubro.. terpantul-pantul dengan keras...
Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita sprti Iqlab, ditandai dgn dua hati yang menyatu..
Sayangku padamu seperti mad thobi'I dalam quran.. Buanyaaakkk beneerrrrr....
semoga dalam hub. kita ini kayak idgham bilagunnah ya,cuma berdua, lam dan ro' ..
Layaknya waqaf mu'annaqah, engkau hanya boleh berhenti di salah satunya. dia atau aku?
Meski perhatianku ga terlihat kaya alif lam syamsiah, cintaku pdmu spt aliflam Qomariah, terbaca jelas...
kau & aku spt Idghom Mutaqorribain..perjumpaan 2 huruf yg sama makhrajnya tp berlainan sifatnya...
Aku harap cinta kita seperti waqaf lazim,terhenti sempurna diakhir hayat...
Sama halnya dgn Mad 'aridh dimana tiap mad bertemu lin sukun aridh akan berhenti,seperti itulah pandanganku ketika melihatmu
Layaknya huruf Tafkhim,Namamu pun bercetak tebal di fikiranku
Seperti Hukum Imalah yg dikhususkan untuk Ro' saja,begitu juga aku yg hanya utkmu
Semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu seperti mad aridlisukun ,,,
# CINTAKU IBARAT TAJWID
Saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah..,
hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar...
Aku di matamu mungkin bagaikan nun mati di antara idgham billagunnah, terlihat, tp dianggap tak ada...
Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar, jelas dan terang...
Jika mim mati bertemu ba disebut ikhfa syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta...
Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba2 semua itu seperti Idgham mutamaatsilain.. melebur jadi satu
Cintaku padamu seperti Mad Wajib Muttasil...Paling panjang di antara yang lainnya...
Setelah kau terima cintaku nanti, hatiku rasanya seperti Qalqalah kubro.. terpantul-pantul dengan keras...
Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita sprti Iqlab, ditandai dgn dua hati yang menyatu..
Sayangku padamu seperti mad thobi'I dalam quran.. Buanyaaakkk beneerrrrr....
semoga dalam hub. kita ini kayak idgham bilagunnah ya,cuma berdua, lam dan ro' ..
Layaknya waqaf mu'annaqah, engkau hanya boleh berhenti di salah satunya. dia atau aku?
Meski perhatianku ga terlihat kaya alif lam syamsiah, cintaku pdmu spt aliflam Qomariah, terbaca jelas...
kau & aku spt Idghom Mutaqorribain..perjumpaan 2 huruf yg sama makhrajnya tp berlainan sifatnya...
Aku harap cinta kita seperti waqaf lazim,terhenti sempurna diakhir hayat...
Sama halnya dgn Mad 'aridh dimana tiap mad bertemu lin sukun aridh akan berhenti,seperti itulah pandanganku ketika melihatmu
Layaknya huruf Tafkhim,Namamu pun bercetak tebal di fikiranku
Seperti Hukum Imalah yg dikhususkan untuk Ro' saja,begitu juga aku yg hanya utkmu
Semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu seperti mad aridlisukun ,,,
Memegang Berarti Membeli! - Perumpamaan bagi kaum muda yang mau berfikir
Ibarat buah, ia adalah buah hati yang sangat berharga, hanya boleh disentuh oleh yang juga menghargai buah itu..
Suatu ketika kita jalan-jalan di supermarket, kemudian melihat-lihat tempat buah.
Kita tertarik pada buah mangga yg kulitnya mulus, wangi, dan bentuknya bagus.
Kita pun mendatangi tempat buah itu, dan mendekatinya, entah dengan mengendap-endap biar ga ketahuan, atau langsung nyamber kaya buaya kelaparan.
Buah itu bagus banget, kulitnya mulus, wangi, the best lah.. Sayang banget kalo sampe ga punya tu buah, kita suka banget sama tu buah, pengen banget dibawa pulang..
Kalau lagi suntuk, kalau lihat buah itu jadi semangat.
Bisa nemenin makan
Bisa dipamerin juga ke tetangga, temen, dkk..
Tapi pas liat harganya, and lihat tulisan "Dilarang pegang-pegang, kecuali beli" kita jadi mikir-mikir..
(ah, dicoba dulu aja, ntar kalo udah sanggup beli, baru dibawa pulang) Pikir kita
Dasar emang ngga sanggup nahan, karena penasaran kita pun megang tuh buah. Diliatin terus, dielus-elus, diciumin, syukur-syukur kalau bisa dikupas dan dimakan disitu, habis itu dibuang deeh.. (Enak ya gratisan :p)
Lagi enak-enaknya "ngicipin" tuh buah, eh pak penjaga toko nyamperin..
"Dek, suka ya sama buahnya?"
"Eh, iya pak, bagus banget.. hehe"
"Kalau suka, bawa pulang aja, tuh kasirnya disana"
"ehm. ee.. engga pak, cuman penasaran aja, pengen tahu aja"
"Kalau emang ngga beli, jangan pegang-pengang aja dong.."
"Emang ngga boleh ya pak?"
"Itu udah ada tulisannya, ngga bisa baca ya?"
"Bapak menghina saya ya, saya bisa baca lah pak..."
Si bapak rada kesel, "Trus?"
"Ya kan pak saya suka banget sama buahnya, penasaran pengen tahu gimana rasanya, saya ga bisa pulang kalau belum tahu.."
"Emang kalau mau tahu harus dipegang-pegang ya?"
"Ya kan pak, biar tahu gimana kondisinya, bagus apa engga.. Nanti biar kalau mau beli bisa milih yang bagus"
"Enak aja, nanti buahnya ketularan kuman bekas tangan kamu. Nanti kasian orang lain, ngga mau beli jadinya"
"Yah pak, trus gimana dong kalau ngga dipegang?"
"Ya kalau mau megang, beli dulu. Atau kamu tanya sama pembeli yg lain, gimana rasanya. Saya jamin buah-buah disini bagus dan berkualitas, cuman orang-orang tertentu yg bisa beli"
"Kalau gitu saya bawa dulu ini trus saya tanya sama yg lain ya pak?"
"Eh, ngarang kamu! dipegang disini aja ngga boleh, kok malah mau dibawa lari.. Ntar kamu kupas tanpa sepengetahuan saya lagi, itu mencuri namanya!"
"Yah pak, pelit amat sih.."
"Itu kan sudah tugas saya, buah itu amanah buat saya, harus dijaga dengan baik.."
"Iya ya pak.. lagian dipajang gitu aja, kan saya jadi penasaran. Wajar dong kalau pengen liat, udah gitu wangi lagi.. hehe. Lain kali ditutup aja pak, biar ngga kelihatan"
"Oh iya ya, nanti saya tutupin pake plastik deh"
"Yah pak, kalo cuman pake plastik, masih kelihatan dong.."
"Trus gimana?"
"Ya tutup pake kain yg ngga transparan, tapi jangan kain tipis atau karet yg ketat pak, nanti sama saja bisa ditebak bentuk buahnya.."
"Oh, ya ya ya.. nanti saya minta supaya ditutupin kain tebal.. Jadi, adek mau beli ngga nih?"
"Hehe.. nanti dulu pak."
"Ya sudah, itu ngapain masih kamu pegang-pegang?"
"Dikit aja sih pak, nanti jg saya janji deh kesini lagi mau beli"
"Ya itu kan nanti, udah sana balikin lagi!"
"Bapak galak amat"
"eh, saya itu sayang sama kamu, daripada kamu nanti dihukum sama satpam gara-gara bawa pergi buah tanpa izin, gimana coba?"
"Oh iya ya pak.. Makasih ya pak..."
Itu buah mangga, gimana dengan Buah Hati (anak orang)?
#Renungan
Rumah Pelangi,
8 Oktober 2012 - 01:00 AM
**
*Segera setelah itu, saya ceritakan ini ke senior saya di Karisma, yg udah nikah hampir setahun yg lalu, alhamdulillah sebentar lagi jadi ayah. Ini pesannya:
"betul banget suatu fenomena yang marak terjadi pada muda-mudi. tapi pada kenyataannya buah tersebut kaya di pasar swalayan yang yang kebanyakan tidak dijaga oleh orang tua y. jadi tiada ada kontrol dan pagar buat buah itu sendiri. Wah cerita ini semoga bisa menyentuh dan menjadi cara dakwah bagi para kalangan anak2 muda yang terombang-ambil perasaan. makanya nikah menjadi jalan yang tepat." - Frista Ragam, Teknik Geodesi & Geomatika ITB 2008Nuhun kang, setuju sama poin terakhir. Jangan bosan-bosan kalau saya konsultasi soal itu ya kang hehe :)
Untuk Adikku Tersayang - Salam Perpisahan
[on Sunday, June 20, 2010 at 4:00pm]
Assalamu alaikum..
Adikku tersayang..
Ku tulis ini sebagai permintaan maaf dan salam perpisahan
Sebelum kamu menyadarinya
Mungkin terlalu cepat adanya
Sudah lama ku bertanya, apa sebenarnya yang mengganjal di hati ini
Hinggaku tak pernah merasakan, apa artinya sebuah tangisan
Meskipun ku tahu, aku memang tak sepantasnya menangis
Namun melihat air mata mu sering jatuh di depanku
Membuatku merasa bersalah
Andai ku juga bisa merasakan
Dan ikut meringankan beban yang kau simpan
Alhamdulillah..
Akhirnya aku tahu apa penyebab semua ini
Air mata yang tertunda..
Sebuah janji yang dulu pernah kupegang
Namun terlalu jahat kubilang...
Sejak aku memasuki masa SMP
Dimana semua anak berkembang
Tangis dan tawa yang bisa dikenang
Disaat kita mengenal arti persahabatan
Hingga ku sadari, janji itu terlalu berlebihan
Kalau tak bisa dibilang tak berperasaan
"Aku tak boleh menangis!"
Ya, itulah janji yang ku tanam
Dan janji itu pula yang membuatku terus menyimpan dendam
Air mata yang hendak jatuh, tak pernah kulepaskan
Bahkan disaat semua bersedih, aku hanya sendirian
Menyedihkan ya?
Ya, hanya karena ku ingat suatu janji
"Aku tak boleh menangis"
Setiap menghadapi masalah
Tak pernah ku ceritakan pada siapapun,
Bahkan kepada ayah/ibu sekalipun
Dalam hati kecilku bicara
"Biarlah Allah yang tahu"
Meskipun pada kenyataannya hati ku selalu berkaca
Hingga ku tak kuasa
Berlari ke sudut ruangan
Dimana tak seorangpun mendengar
Dan menangis sekencangnya, meringkuk dibalik bantal..
Setiap saat, itulah yang kulakukan
Diam termenung dalam sujud, mengadu pada Tuhan
Dan semakin lama semakin menjadi kebiasaan
Dan akhirnya ku menjadi seorang yg keras kepala terhadap perasaan
Saat ku tak mengerti apa itu air mata
Yang terakhir ku ingat adalah air mata saat ku terluka
Dan membuat teman2ku mengejekku, mereka berkata
"Nangisan...nangisan....!"
Yah, ternyata itulah yang membuatku berjanji..
Tak kan ada air mata yang jatuh lagi, mulai saat ini!
Bahkan seringkali ku bersandiwara
Mengalihkan air mata, membuatku muntah dan tertawa
Saatku mual dan menguap, saat itulah air mataku keluar
Hanya itu!
Lucunya....
Pasti kau tak percaya..
Di saat ku marah, sebenarnya saat itu ku menangis!
Ya..
Air mata yang tertunda..
Menumpuk semakin lama
Hingga menghambat terbukanya mata hati..
Maafkan ku yang belum bisa menjadi kakak yang baik untukmu,
Mungkin tak akan pernah
Karena aku sendiri pun belum bisa
Menjadi sahabat yang baik untuk diriku..
Semua pasti ada hikmah-Nya
Dan suatu saat, kita akan menemukan keindahan dibalik semua ini..
Allah akan menurunkan hidayah-Nya kepada orang2 yang dikehendaki-Nya
Semoga kita semua termasuk orang2 yang diberi hidayah oleh allah SWT
Amin
Adikku,
Setelah ini masih banyak hal yang harus kamu lalui, begitu juga mas
Masih banyak cita-cita dan perjalanan panjang yang harus ditempuh
Harapan ayah dan ibu ada pada kita
Semoga kita semua bisa mewujudkannya...
Setelah ini, kuharap kita akan menjadi semakin kuat dan tegar
Tak mudah goyah diterpa badai dan halilintar
Jagalah cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya
Kelak allah akan menjaga cinta kita kepada-Nya
Barangsiapa mengingat allah, mka allah pun akan mengingatnya..
Terima kasih telah menjadi adik yang baik
Seperti lagu project pop:
Adikku Sayang, ijinkanlah ku pegang
Agar ku jadi kuat tuk katakan ini
Bahwa kaulah seorang malaikat dihatiku
Kau buat hidupku jadi indah
Untuk ku jalani
Wassalam
Kakakmu tercinta :)
Assalamu alaikum..
Adikku tersayang..
Ku tulis ini sebagai permintaan maaf dan salam perpisahan
Sebelum kamu menyadarinya
Mungkin terlalu cepat adanya
Sudah lama ku bertanya, apa sebenarnya yang mengganjal di hati ini
Hinggaku tak pernah merasakan, apa artinya sebuah tangisan
Meskipun ku tahu, aku memang tak sepantasnya menangis
Namun melihat air mata mu sering jatuh di depanku
Membuatku merasa bersalah
Andai ku juga bisa merasakan
Dan ikut meringankan beban yang kau simpan
Alhamdulillah..
Akhirnya aku tahu apa penyebab semua ini
Air mata yang tertunda..
Sebuah janji yang dulu pernah kupegang
Namun terlalu jahat kubilang...
Sejak aku memasuki masa SMP
Dimana semua anak berkembang
Tangis dan tawa yang bisa dikenang
Disaat kita mengenal arti persahabatan
Hingga ku sadari, janji itu terlalu berlebihan
Kalau tak bisa dibilang tak berperasaan
"Aku tak boleh menangis!"
Ya, itulah janji yang ku tanam
Dan janji itu pula yang membuatku terus menyimpan dendam
Air mata yang hendak jatuh, tak pernah kulepaskan
Bahkan disaat semua bersedih, aku hanya sendirian
Menyedihkan ya?
Ya, hanya karena ku ingat suatu janji
"Aku tak boleh menangis"
Setiap menghadapi masalah
Tak pernah ku ceritakan pada siapapun,
Bahkan kepada ayah/ibu sekalipun
Dalam hati kecilku bicara
"Biarlah Allah yang tahu"
Meskipun pada kenyataannya hati ku selalu berkaca
Hingga ku tak kuasa
Berlari ke sudut ruangan
Dimana tak seorangpun mendengar
Dan menangis sekencangnya, meringkuk dibalik bantal..
Setiap saat, itulah yang kulakukan
Diam termenung dalam sujud, mengadu pada Tuhan
Dan semakin lama semakin menjadi kebiasaan
Dan akhirnya ku menjadi seorang yg keras kepala terhadap perasaan
Saat ku tak mengerti apa itu air mata
Yang terakhir ku ingat adalah air mata saat ku terluka
Dan membuat teman2ku mengejekku, mereka berkata
"Nangisan...nangisan....!"
Yah, ternyata itulah yang membuatku berjanji..
Tak kan ada air mata yang jatuh lagi, mulai saat ini!
Bahkan seringkali ku bersandiwara
Mengalihkan air mata, membuatku muntah dan tertawa
Saatku mual dan menguap, saat itulah air mataku keluar
Hanya itu!
Lucunya....
Pasti kau tak percaya..
Di saat ku marah, sebenarnya saat itu ku menangis!
Ya..
Air mata yang tertunda..
Menumpuk semakin lama
Hingga menghambat terbukanya mata hati..
Maafkan ku yang belum bisa menjadi kakak yang baik untukmu,
Mungkin tak akan pernah
Karena aku sendiri pun belum bisa
Menjadi sahabat yang baik untuk diriku..
Semua pasti ada hikmah-Nya
Dan suatu saat, kita akan menemukan keindahan dibalik semua ini..
Allah akan menurunkan hidayah-Nya kepada orang2 yang dikehendaki-Nya
Semoga kita semua termasuk orang2 yang diberi hidayah oleh allah SWT
Amin
Adikku,
Setelah ini masih banyak hal yang harus kamu lalui, begitu juga mas
Masih banyak cita-cita dan perjalanan panjang yang harus ditempuh
Harapan ayah dan ibu ada pada kita
Semoga kita semua bisa mewujudkannya...
Setelah ini, kuharap kita akan menjadi semakin kuat dan tegar
Tak mudah goyah diterpa badai dan halilintar
Jagalah cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya
Kelak allah akan menjaga cinta kita kepada-Nya
Barangsiapa mengingat allah, mka allah pun akan mengingatnya..
Terima kasih telah menjadi adik yang baik
Seperti lagu project pop:
Adikku Sayang, ijinkanlah ku pegang
Agar ku jadi kuat tuk katakan ini
Bahwa kaulah seorang malaikat dihatiku
Kau buat hidupku jadi indah
Untuk ku jalani
Wassalam
Kakakmu tercinta :)
Cinta anak muda
Kutatap langit malam cerah
Sepi...
Tak ada bintang yang menghiasi
Aku duduk sendiri diatas rumput yang basah
Menanti sebuah bintang
Yang kan menghiasi malam gelap
Tiba-tiba dia datang
Pengembara angkasa yang tak pernah terlelap
Meluncur cepat tak tertahan
di angkasa luas terbentang
Kembali ku menerawang jauh
Teringatkan pada seseorang
yang pernah singgah dihatiku
Terbayangkan kisah-kisah lama
yang menghiasi hari-hariku
hingga tak sesepi malam ini
Ingin rasanya kugapai dan kudekap di dada
Namun ku tak bisa
Bagai gayung yang tak bersambut
Cintaku yang tak terbalas
Kini ku kembali pada hari itu
Hari di mana getaran-getaran ini terasa
Secepat lari sang pengembara
Secepat itu pula berakhir
Cinta (yang)datang dan pergi
Bersemi indah habis itu gugurlah sudah
Cinta anak manusia muda belia
Sepi...
Tak ada bintang yang menghiasi
Aku duduk sendiri diatas rumput yang basah
Menanti sebuah bintang
Yang kan menghiasi malam gelap
Tiba-tiba dia datang
Pengembara angkasa yang tak pernah terlelap
Meluncur cepat tak tertahan
di angkasa luas terbentang
Kembali ku menerawang jauh
Teringatkan pada seseorang
yang pernah singgah dihatiku
Terbayangkan kisah-kisah lama
yang menghiasi hari-hariku
hingga tak sesepi malam ini
Ingin rasanya kugapai dan kudekap di dada
Namun ku tak bisa
Bagai gayung yang tak bersambut
Cintaku yang tak terbalas
Kini ku kembali pada hari itu
Hari di mana getaran-getaran ini terasa
Secepat lari sang pengembara
Secepat itu pula berakhir
Cinta (yang)datang dan pergi
Bersemi indah habis itu gugurlah sudah
Cinta anak manusia muda belia
Ada Apa? Apa Ada?
.hubungan antar kata, yang jika dibalik akan memberikan arti yang berbeda..
(ga taw namanya apa...)
..mengaku salah, mengalah aku
..menjalani kehidupan, menghidupi perjalanan..
..semua untuk satu, satu untuk semua
..hidup untuk ibadah, ibadah untuk hidup..
..hidup untuk makan, makan untuk hidup..
..serius untuk nikah, nikah untuk serius..
..jatuh untuk bangun, bangun untuk jatuh
..berguru kepada sahabat, bersahabat kepada guru.. n_n
..bercanda saat sedih, bersedih saat canda... >.<
..perpisahan bersama, bersama perpisahan... T_T
..berpisah dalam persamaan, bersama dalam perpisahan..
..sendiri dalam kedamaian, damai dalam kesendirian.. -_-
..naik agar turun, turun agar naik
..cinta karena rindu, rindu karena cinta
..serius demi kemajuan, maju demi keseriusan.. d=n_n=b
..sekolah demi nilai, nilai demi sekolah
..membangun mental, mental membangun..
..maju selangkah, selangkah maju..
..waktu bersama, bersama waktu..
..dalam laut, laut dalam
..ada apa?, apa ada?
Gresik, 10-02-2010 | 24 Safar 1431
(ga taw namanya apa...)
..mengaku salah, mengalah aku
..menjalani kehidupan, menghidupi perjalanan..
..semua untuk satu, satu untuk semua
..hidup untuk ibadah, ibadah untuk hidup..
..hidup untuk makan, makan untuk hidup..
..serius untuk nikah, nikah untuk serius..
..jatuh untuk bangun, bangun untuk jatuh
..berguru kepada sahabat, bersahabat kepada guru.. n_n
..bercanda saat sedih, bersedih saat canda... >.<
..perpisahan bersama, bersama perpisahan... T_T
..berpisah dalam persamaan, bersama dalam perpisahan..
..sendiri dalam kedamaian, damai dalam kesendirian.. -_-
..naik agar turun, turun agar naik
..cinta karena rindu, rindu karena cinta
..serius demi kemajuan, maju demi keseriusan.. d=n_n=b
..sekolah demi nilai, nilai demi sekolah
..membangun mental, mental membangun..
..maju selangkah, selangkah maju..
..waktu bersama, bersama waktu..
..dalam laut, laut dalam
..ada apa?, apa ada?
Gresik, 10-02-2010 | 24 Safar 1431
Sosok yang dirindukan
Di zaman semua orang membodohi diri
Sia-siakan masa muda tanpa arti
Lewati waktu semudah membalikkan jari
Engkau datang cerahkan wajah negeri
Tak urung kau disambut caci maki
Belas kasih tak hendak mereka beri
Namun kau tetap tegar mengemban misi
Menuntun jalan lurus menuju illahi
Sosok yang dirindukan umat seluruh negeri
IFR
Gresik, 11 Februari 2008
Sia-siakan masa muda tanpa arti
Lewati waktu semudah membalikkan jari
Engkau datang cerahkan wajah negeri
Tak urung kau disambut caci maki
Belas kasih tak hendak mereka beri
Namun kau tetap tegar mengemban misi
Menuntun jalan lurus menuju illahi
Sosok yang dirindukan umat seluruh negeri
IFR
Gresik, 11 Februari 2008
Binar mata ini
Binar mata ini serasa mau mati
Tak kuasa memendam rahasia diri
Sebening air yang biaskan sinar mentari
Larutkan semua rasa benci di hati
Lewati beribu pintu mencari jati diri
Hingga akhir langkahku terhenti
Di sana lah kan kutemui cinta sejati
IFR
Gresik, 11 Februari 2008
Ada suatu rasa
Cinta...
Apakah ini cinta?
Cinta ini hanya membuat sakit
Saat pertama memang saat yang paling indah
Kuberi perhatian padanya
Beribu canda tawa terlalui
Tapi untuk apa?
Bukan untuk apa-apa!
Aku memang telah salah memilih orang untuk dicintai
Ku tahu dia sudah ada yang punya
Tapi mengapa? mengapa ku memilih dia
Belum tentu ku bisa memilikinya
Aku memang bodoh!
Kenapa sejak awal ada perasaan ini? kenapa?
Seperti lantunan lagu baru
Lagu sang patih yang bersenjatakan keris
Seperti itulah hidupku kini
Kisahku yang telah berakhir dengan dirinya
Namun untuk apa kutulis semua ini
Semua bait-bait ini
Mereka tak dapat berkata apapun
Tentang apa yang kurasakan
Semua tak akan merubah hidupnya, kecuali DIA
Karena mereka, mungkin dia akan lebih tenang
Takkan ada lagi gangguan dariku yang bodoh ini,
canda tawa memalukan
Takkan ada lagi kegaduhan di ruang ini
Ku kan dianggap angin lalu...
takkan berbekas di benaknya
Apakah ini cinta?
Cinta ini hanya membuat sakit
Saat pertama memang saat yang paling indah
Kuberi perhatian padanya
Beribu canda tawa terlalui
Tapi untuk apa?
Bukan untuk apa-apa!
Aku memang telah salah memilih orang untuk dicintai
Ku tahu dia sudah ada yang punya
Tapi mengapa? mengapa ku memilih dia
Belum tentu ku bisa memilikinya
Aku memang bodoh!
Kenapa sejak awal ada perasaan ini? kenapa?
Seperti lantunan lagu baru
Lagu sang patih yang bersenjatakan keris
Seperti itulah hidupku kini
Kisahku yang telah berakhir dengan dirinya
Namun untuk apa kutulis semua ini
Semua bait-bait ini
Mereka tak dapat berkata apapun
Tentang apa yang kurasakan
Semua tak akan merubah hidupnya, kecuali DIA
Karena mereka, mungkin dia akan lebih tenang
Takkan ada lagi gangguan dariku yang bodoh ini,
canda tawa memalukan
Takkan ada lagi kegaduhan di ruang ini
Ku kan dianggap angin lalu...
takkan berbekas di benaknya
Subscribe to:
Posts (Atom)
Categories
inspirasiana
(41)
puisi
(33)
hikmah
(29)
sajak
(28)
perjalanan
(26)
renungan
(11)
langit bumi
(9)
mimpi
(8)
pemuda
(8)
introspeksi
(6)
poetry
(5)
reblog
(5)
#GamusStory
(4)
hujan rindu
(4)
kultwit
(3)
kutipan
(3)
nikah
(3)
pelajaran
(3)
InspirasiMM
(2)
MyDreamSeries
(2)
jejak pena
(2)
punggung awan
(2)
selftalk
(2)
TourBandungGresik
(1)
fiksi
(1)
Popular posts
-
[on Sunday, June 20, 2010 at 4:00pm] Assalamu alaikum.. Adikku tersayang.. Ku tulis ini sebagai permintaan maaf dan salam perpisahan Sebelu...
-
H ari ini hari yang bersejarah A wal dari perjuangan yang tak kenal lelah R emaja Indonesia telah bersumpah I ndonesia ku tidak untuk ter...
-
Dalam kesakitan teruji kesabaran. Dalam perjuangan teruji keikhlasan. Dalam ukhuwah teruji ketulusan. Dalam tawakal teruji keyakinan Hi...
-
Lelah Aku pun marah Pada suara-suara yang memerahkan telinga Pada bisikan yang mengusik jiwa Aku marah pada diriku yang tidak bisa...
-
Tak perlu banyak bicara, hanya berbagi dan biarkan imajimu mengartikannya sendiri, seperti diamnya langit dan bumi penuh makna yang menarik ...
