Showing posts with label langit bumi. Show all posts
Showing posts with label langit bumi. Show all posts

Pesan Langit (3)

  • 0
Gambar: godets9photo.wordpress.com
Langit, ijinkan aku menangis malam ini, karena terharu dengan betapa luar biasanya dirimu, dari awalnya segumpal debu, kemudian bertransformasi, meninggalkan sisi kelabu menuju lapisan baru.
Langit, malam ini aku kembali menangis, bukan karena kepergianmu, meskipun ku menatap kearahmu yang kini semakin gelap tenggelam dalam pelukan senja di ujung pandangku.
Aku menangis, bukan karena merindukan kerlip bintang, atau tersiksa karena terbakar terik matahari. Tapi aku menangis, melihat dirimu yang tinggi, sementara aku hanya berdiri di sini.
Aku menangis, menyadari betapa bersyukurnya aku masih bisa diberi kesempatan untuk menatapmu setiap hari, meski kini diriku tak lagi bebas seperti dulu
#PesanLangit

Pesan Langit (2)

  • 0

Dear langit, awalnya ku tak mengerti, mengapa setiap ku berharap hujan turun ke bumi, tak satupun awan gelapmu menghampiri... #PesanLangit
sedang bila ku telah pergi sendiri, hujan badai dengan derasnya datang membanjiri #PesanLangit
Tapi kini ku bisa pahami, betapa dalamnya cintamu pada Ilahi dan tingginya budi pekerti #PesanLangit
kau tak ingin membuatku lupa pada Sang Ilahi, penciptaku dan juga kau sendiri. Bahwa segala harap hanyalah milikNya sejati #PesanLangit
dan kau pun mengerti, takkan biarkan hujan membasahi, selama belum ada atap yg menaungi dan mengalirkan butiran suci di jalan yg diridhai #PesanLangit
dan bahwa hujan pertanda rahmat jg kasih sayang ilahi. Sedang badai hadir menguji, demi membersihkan noda yg mengotori hati #PesanLangit

Rumah Kedua, 6 April 2014 - 23:15 WBS
@iqbalarubi

#AprilMove #SajakPena

Pesan Langit (1)

  • 0

Hujan menjadi tanda kita saling mencinta, senantiasa memberi dan menerima meskipun dengan cara berbeda #PesanLangit
Dalam diammu pun tersimpan sejuta cinta, yang tak mudah diungkapkan kata. Tersimpan rapi berupa pelangi yg indah dan menawan #PesanLangit
Simpanlah pelangi itu untuk seseorang yg benar2 pantas kau rindukan. Yang dengannya Bumi jadi semakin indah dan berkah dijelajah #PesanLangit
Bukankah pelangi sejatinya muncul setelah hujan itu reda? Saat matahari menjadi saksi, Tuhan merestui Bumi dan Langit untuk berjumpa #PesanLangit
Dear langit, terimakasih telah mengajarkanku untuk bersabar dikala hujan melanda, dan bersyukur saat pelangi menyapa #PesanLangit
Dear hujan, terimakasih atas butiran-butiran rindu dan doa dari langit yang kau kirimkan. Maafkan bila tak kunjung terbalaskan #PesanLangit

Permadani Kayu, 5 April 2014 18.30 WBS
@iqbalarubi

#AprilMove #SajakPena

*Late post, harusnya tanggal 6 April :D

Bumi dan Langit Saling Cemburu

  • 0

Bumi dan Langit, mereka saling mencemburu. Mendekat ke langit, bumi tak mau. Mendekat ke bumi, langit kan membakarmu #SajakPena

Semakin dekat kau dengan langit, semakin kuat bumi kan menarikmu kembali #SajakPena

Semakin cepat kau dekati bumi, semakin cepat langit kan membakarmu. Kau akan hancur sebelum sempat menyentuh bumi #SajakPena

Belajarlah dari langit. Teduh dan lembut menyelimuti bumi, namun mampu mengusir meteor pengganggu. Merubahnya menjadi abu #SajakPena

Belajarlah dari bumi. Besar dan kuat, namun tak mudah marah meski petir menyambar, badai menampar. Ia setia mendengar #SajakPena


-Iqbal Arubi-

13 Maret 2013

Ujian Pertama

  • 0
Seseorang akan diuji di titik kelemahannya
Nampaknya kalimat itu persis dialamatkan pada seseorang yang belum berapa lama ini mencoba untuk menghilang, menjauh dari sesuatu yang diharapkannya.

Lebih dari sebulan yang lalu, sejak "perintah dari langit" turun yang mengisyaratkan bahwa seseorang harus pergi, agar makhluk langit bisa kembali bernafas lega, tidak terhimpit oleh bumi.

Namun tampaknya, ujian pertama baru saja dimulai...
Hai
Selamat bertemu lagi
Aku sudah lama menghindarimu
Sialku lah kau ada di sini

- Tahu Diri, MA

Kota Tua, 8-9-13

Dialog Langit dan Bumi: Tentang Awan dan Pelangi

  • 0
Tak perlu banyak bicara, hanya berbagi dan biarkan imajimu mengartikannya sendiri, seperti diamnya langit dan bumi penuh makna yang menarik untuk diselami.

Inilah, dialog Langit dan Bumi, yang tersimpan dalam memori, berjalan seiring dalam harmoni.
 

 **
Semua berawal dari mimpi, tapi mimpi itu kau biarkan tertutup kabut. Kenapa bukan awan? yg putih dan indah melayang menjelajahi angkasa?

Bukankah kabut juga putih? Tidak. Kabut itu putih, karena kau dekat dengannya. Namun ia membuat pandanganmu menjadi kabur

Pandangan jauh ke depan, Visi. Sulit memandang masa depan jika tertutup ka
but. Kabut itu putih, seperti uban menandakan mimpimu yg habis dimakan usia

Awan juga putih, tapi putih karena tercipta dari kumpulan titik-titik air dan membentuk gumpalan yang indah

Seperti harapan, titik-titik harapan menjadi sebuah mimpi besar yang luar biasa. Mimpi itu melayang-layang di angkasa

Pelangi, Awan juga membawa titik-titik air, harapan, yang dengan sedikit cahaya mentari, maka muncul lah pelangi

Awan, titik-titik harapan, ibarat sebuah mimpi besar yang menyibakkan pelangi, pelangi yang menginspirasi seluruh manusia

Kenapa orang bilang "gantungkan cita-citamu setinggi langit"? mungkin karena mereka tahu, cita-cita itu seperti awan #DreamBig


Bandung, 4 Juli 2012
#Iqbal Arubi, Setitik embun dari Negeri Punggung Awan

Dalam kesakitan teruji kesabaran. Dalam perjuangan teruji keikhlasan. Dalam ukhuwah teruji ketulusan. Dalam tawakal teruji keyakinan

  • 0
Dalam kesakitan teruji kesabaran.
Dalam perjuangan teruji keikhlasan.
Dalam ukhuwah teruji ketulusan.
Dalam tawakal teruji keyakinan

Hidup ini indah jika semuanya karena Allah SWT

Waktu juga mempunyai waktunya sendiri

  • 0
MT SuperNote
MASA MUDAMU HANYA SATU KALI, DAN BERLALU SANGAT CEPAT SEKALI
Sahabatku yang muda dan letih dengan kehidupan yang itu-itu saja, 
Paksalah dirimu untuk menjadi lebih kuat daripada rasa malas dan kesenangan menunda.
Kehidupan ini lebih penting daripada hanya menua sambil menghindari kewajiban untuk menjadi pribadi yang lebih terdidik dan mampu menghasilkan pelayanan yang menguntungkan sesama.
Paksalah dirimu untuk lebih tekun mempelajari yang penting bagimu di masa depan, dan paksalah dirimu menyelesaikan tugas yang menjadikanmu boleh memasuki kelas kehidupan yang berikutnya.
Apakah engkau tak tertarik untuk menjadi kekasih yang dibanggakan oleh wanita pilihanmu?
Ingatlah bahwa bagi wanita, 
“Success is sexy.”
Dan,
“Kemapanan itu lebih penting daripada ketampanan.”
Jika sulit bagimu untuk menggoyang kegalauanmu lepas dari hatimu, galaulah saja – tapi pastikan engkau tetap mempelajari yang penting dan melakukan pekerjaanmu dengan sebaik-baiknya.
Kita semua akan menua, tapi jangan sampai menua sebagai orang miskin yang lemah dan banyak penyakit.

Masa mudamu adalah masa penentu kualitas masa depanmu.

Dan ingatlah,
Masa mudamu hanya satu kali dan akan berlalu sangat cepat sekali.
Jangan menunda, start now!
Mario Teguh – Loving you all as always
1.bp.blogspot.com - time

Status Facebook dari salah seorang motivator ternama itu terang saja memenuhi layar notebook dihadapanku, seperti seorang tahanan yg mendapatkan cahaya setelah terpenjara bertahun-tahun dalam penjara bawah tanah. Beberapa saat yang lalu aku adalah seorang tahanan, yg tertahan oleh kegundahan hatiku sendiri, seorang kesatria yg dulunya gagah perkasa, tiba-tiba saja terpejam, menunduk dan terseret dalam penjara, gelap tak bersuara.
Lama ia terdiam, tanpa sebisikpun suara menemaninya, bahkan suara hatinya pun seolah enggan berkata.

Yah, kalimat sang motivator itu segera saja memenuhi kepalanya hingga ke ubun-ubun, lalu turun dan merayap diantara celah-celah gelap, yang selama ini memenjarakannya dalam ruang tak berdasar. Atas dasar apa ia memenjarakan dirinya dalam kegundahan?
Entah. Karena itulah aku menyebutnya ruang tak berdasar. Sebuah ruang yang tercipta dari sebuah ketidaktahuan, pengerdilan otonom dari seorang kesatria yang bahkan ia sendiri tidak tahu apa penyebabnya.

Bukan karena namanya yg sering disebut orang karena luar biasanya, bukan karena wajahnya yg sering muncul di layar kaca, apalagi kutipan-kutipannya yang selalu nampak dimana-mana, seolah ada jutaan motivator di luar sana. Tapi, karena pesan itu amat dekat dengan apa yang dinamakannya "Jalan Cahaya", sebuah jalan yang tidak nampak, tapi dengan tidak nampaknya itu orang semakin percaya bahwa jalan itu ada, dan terus menapakinya tanpa peduli berapa jauh jarak yang ditempuhnya.
Jalan itu amat dekat, apalagi bagi seorang tahanan di penjara gelap, melihat cahaya adalah impiannya yang setiap ia bisikkan dalam hatinya

Dan setiap baris dari kalimat itu, sangat menyentuh bahkan menampar hingga selimut hitam yang menutupi tubuhnya pun terkoyak, menampakkan sedikit bagian tubuhnya yg kekar dan bertenaga.

"MASA MUDAMU HANYA SATU KALI, DAN BERLALU SANGAT CEPAT SEKALI"

Ia masih ingat, betapa puluhan tahun yg lalu, sebelum ia terperangkap seperti sekarang, ia adalah anak yg lincah dan gemar bertualang. Gunung, hutan, dan lautan menjadi taman bermain yang tidak pernah bosan dikunjunginya.

Namun, waktu itu berlalu begitu cepat, kini ia justru terdiam, dan hanya bisa menjelajah di antara ruang tak berdasar yang ia ciptakan sendiri.

Waktu berlalu begitu cepat, masa depan suram yang dulu ia bayangkan, kini benar-benar terjadi dan menyelimuti kehidupannya, bertahun-tahun lamanya. Tapi, bukankah waktu juga punya waktunya? ada waktu ketika waktu itu pun berhenti dan berakhir.

Namun pertanyaannya, bagaimana waktu itu berakhir? Apakah dengan kematian? Entahlah, hanya waktu yg bisa menjawab.

Kapan waktu itu berakhir? Aku juga tidak tahu, yang aku tahu selama waktu itu belum berakhir, berarti waktu untukku juga belum berakhir, masih ada waktu.

"Paksalah dirimu untuk menjadi lebih kuat daripada rasa malas dan kesenangan menunda."
"Masa mudamu adalah masa penentu kualitas masa depanmu."
"Dan ingatlah,"
"Masa mudamu hanya satu kali dan akan berlalu sangat cepat sekali."
"Jangan menunda, start now!"
-Mario Teguh

Masing-masing kita punya ruang untuk kita tempati, ruang tak berdasar adalah satu dari banyak ruang yang bisa kita ciptakan. Ruang apa yang ingin kau ciptakan?

Ruang dan Waktu, keduanya saling berhubungan. Jika ruang itu tak berdasar, apakah waktu juga tak berakhir?

Mungkin

Karena selama kita belum menemukan dasar dari ruangan itu, waktu terus berjalan, dan kita selamanya akan terombang-ambing dalam ruangan itu, tanpa tahu berapa lama waktu yang kita habiskan di dalamnya.

Aku ciptakan ruang berpikir untuk kita semua.

Tidak, aku tidak perlu menciptakannya, karena sebelum ada ruang berpikir pun, kita sudah berpikir, lalu untuk apa?

Kalau bukan ruang, baiklah aku ciptakan waktu untuk kita berpikir.

Tidak!
Bahkan sebelum aku ciptakan  pun, waktu sudah berjalan, lalu untuk apa?

Jadi, apa yang harus kulakukan?
Mencipta bukanlah tugasku, tapi karena kita semua sudah terlanjur masuk ke dalam ruang pena yang aku ciptakan ini, kita semua butuh ruang dan waktu untuk berinteraksi di dalamnya.

Tapi aku bukan pencipta, bukan Tuhan.

Lalu?

Hanya waktu yang bisa menjawab

Waktu pun punya waktunya sendiri

Lalu apakah waktu itu dibiarkan begitu saja?

Selama waktu terus berjalan, ia akan terus diseret menuju waktu yang lain.

Waktu punya waktunya sendiri untuk berakhir, dan sekarang adalah waktunya saya untuk mengakhiri tulisan ini.

Terimakasih telah mendampingi waktu yang ada dalam ruang pena ini dengan ruang waktu anda. Semoga di waktu yang lain waktu kita bisa bertemu kembali dalam ruang yang sama, walaupun tidak dalam waktu yang sama.

Sekian.

-Iqbal FR-

Bandung, 8 Juli 2012

Hari Sumpah Pemuda

  • 0
H ari ini hari yang bersejarah
A wal dari perjuangan yang tak kenal lelah
R emaja Indonesia telah bersumpah
I ndonesia ku tidak untuk terpecah belah

S atu nusa, satu bangsa, satu bahasa
U ntuk satu tujuan mulia, cita-cita bangsa
M enjunjung tinggi tanah air, tanah airku Indonesia
P ara pemuda yang telah berjasa
A kan selalu terjaga sepanjang masa
H ati yang satu, bersama wujudkan asa

P ara pemuda, jangan berputus asa
E nyahkan rintangan yang selalu ada
M enang dan kalah sudah biasa
U sah menyimpan dendam di dada
D ua puluh delapan bulan Oktober
A kan selalu ada di setiap masa... 

Bandung, 28 Oktober 2010
-Iqbal Arubi-

Categories

inspirasiana (41) puisi (33) hikmah (29) sajak (28) perjalanan (26) renungan (11) langit bumi (9) mimpi (8) pemuda (8) introspeksi (6) poetry (5) reblog (5) #GamusStory (4) hujan rindu (4) kultwit (3) kutipan (3) nikah (3) pelajaran (3) InspirasiMM (2) MyDreamSeries (2) jejak pena (2) punggung awan (2) selftalk (2) TourBandungGresik (1) fiksi (1)

Popular posts